SETAN DI RANTAI

Jika semua setan di rantai selama bulan Ramadhan bagaimana bisa orang - orang tetap melakukan dosa ?
memang pertanyaan ini menyangkut Hadist shahih Musnad Ahmad Vol.2  Hal 230  hadist 7148 dan juga terdapat dalam Al- Nasai , bab 5 hadits 2106 ,

Rasulullah Saw bersabda " Hai orang - orang , Bulan Ramdhan yang penuh berkah telah datang , dam Allah mewajibkan kepadamu berpuasa di bulan ini dan pintu - pintu surga akan di buka di bulan ini , dan pintu neraka akan di tutup , dan syaitan - syaitan akan di rantai, di Bulan ini ada malam yang lebih baik dari seribu bulan ,dan orang yang meraih keberkahan di bulan ini adalah orang - orang yang benar - benar  meraih keberkahan. "

Jadi saat kita mengambil hadist ini , dengan jelas disebutkan bahwa di bulan Ramadhan ini syitan - syaitan akan di rantai. Itulah pertanyaan logisnya , jika setan - setan dirantai , lalu bagaimana bisa manusia melakukan Dosa ? Untuk membuat Orang - orang mengerti Yang Muslim maupun Non muslim tentang pertanyaan ini, Kita harus menyadari bahwa ketika setan - setan dirantai , Ini bukan berarti setan - setan telah gugur atau telah dibunuh mereka masih ada , tetapi mereka di rantai , mereka tidaklah di bunuh. kekuatanya masih ada , tetapi berkurang / Lemah agar bisa lebih dimengerti saya akan memberikan contoh :

Ketika ada Singan dan Harimau bebas berkeliaran, maka ada peluang besar hewan ini akan membunuhmu, Hidupmu dalam bahaya tetapi saat singa dan harimau itu dirantai , maka kamu aman. kamu aman selama masih menjaga jarak aman setelah singa itu dirantai kamu masih mendekat kepadanya, maka ada kemungkinan kamu masih bisa dibunuhnya. Jadi selma kamu masih menjaga jarak dari Singa yang dirantai ini , maka kamu aman.

Sama halnya di Bulan Ramadhan, jika kamu menjaga jarak aman dari Setan, maka kamu akan aman dan jika kita mengutip surat Quran surat Al Baqarah ayat 168 yang artinya " Berhati - hatilah kamu , janganlah kamu mengikuti langkah - langkah setan , sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." di banyak tempat Allah SWT berfirman dalam Quran bahwa " Berhati - hatilah dari langkah Syaitan". Allah tidak mengatakan " Berhati - hatilah dengan Syaitan "  karena Muslim biasa dan muslim rata - rata yang memiliki Iman yang sedang, ketika dia melihat syaitan disepanya ia akan berhati - hati. sebagai contoh :

Mislanya ada gadis muda yang mendatangi anak muda yang memiliki Iman rata - rata jika gadis muda ini datang kepadanya dan berkata kepadanya "Mari kita habiskan malam bersama"  Lelaki muslim akan mengatakan " menghabiskan malam bersama wanita adalah Haram ! itu adalah Zinna!" dia dengan seketika menolaknya. tetapi jika gadis itu menelpon anak muda itu dan berbicara padanya melalui telepon anak muda itu akan berkata " Berbicara dengan gadis di telpon, itu tidaklah masalah"
sehingga dia berbicara pada gadis itu untuk beberapa saat melalui telepon untuk beberapa menit, kemudian gadis itu berkata "Mari kita makan di restoran" anak muda itu berfikir. "makan hanya beberapa menit , setengah jam dengan seorang gadis tidaklah masalah" sehingga ia pergi makan di restoran dengan gadis itu Kemudian gadis itu berkata "Kenapa Tidak kita menghabiskan malam Bersama?"dan anak muda itu berkata "Menghabiskan malam bersama seorang gadis tidaklah masalah !". 

Jadi ini adalah " KHUTWATU SYAITAN "( Langkah - langkah Syaitan ) ini tidaklah disebutkan dalam Al Quran ini adalah contoh Jadi Allah memperingatkan kita "Berhati - hatilah dengan langkah Syaitan" Jika syaitan itu langsung datang di hadapkan dengan seorang muslim dengan iman sedang, dia akan menghindar lari dari syaitan akan tetapi langkah - langkah syaitan adalah hal yang berbahaya, jadi yang harus kita sadari ketika syaitan itu dirantai , langkah - langkah syaitan itu berkurang, sehingga banyak dosa tercegah, Tetapi jika kita mendekat kepadanya , maka peluang kita dikendalikan oleh syaitan melakukan dosa menjadi sangat lebih tinggi. Jadi kita harus berhati - hati di Bulan Ramadhan, jiak kita menjaga jarak maka peluang melakukan dosa menjadi sangat kecil, Tetapi jika mendekat kepada syaitan meskipun mereka di rantai, sebagaimana singa bisa berjalan saat dirantai. sama halnya juga dengan syaitan. Rasulullah Saw bersabda " Syaitan - syaitan dirantai , mereka masih bisa bergerak". jadi jika menjaga jarak jauh dari syaitan kita aman.

itulah penjelasan singkat kenapa walaupun setan di rantai manusia masih ada saja yang melakukan dosa

ISLAM DAN WEDA

Assalamualikum Wr. Wb. pembaca yang Budiman diblog ini akan di paparkan fakta bahwa Nabi Muhammad Rasullulah Saw nabi terakhir umat muslim telah di nubuatkan oleh agama yang notabenya tertua di Indonesia Yaitu Hindu.. Terima atau tidaknya mereka tentang nubuat ini merupakan Hak Asasi mereka, namun yang
saya paparkan disini adalah bukti nyata dan bukan omong kosong belaka berikut pemaparanya ....

Jika kalian membaca Kitab Hindu , terutama RighVeda Buku 2 Himne 1 ayat 3salah satu sifat yang diberikan Tuhan adalah Brahma, Brahma disebut sebagai Dewa sang Pencipta saya sebagai Muslim tidak menyangkalnya selama orang tersebut Berkata bahwa Tuhan adalah sang pencipta jika kamu menerjemahkan kata "Pencipta" dalam bahasa Arab maka ini adalah "Khaliq". jadi saya Muslim tidak menyangkal selama seseorang menyebut bahwa Tuhan itu sang pencipta atau Khaliq atau Brahma tapi jika seorang berkata Brahma adalah Tuhan yang mempunyai 4 kepala , dan setiap kepala terdapat Mahkota saya sebagai muslim menentang itu semua dan itu juga bertentangan dengan Kitab Weda itu sendiri yaitu Shvetashvatara Upanisad Bab 4 Shloka 19 yang berbunyi "Bagi Tuhan tidak ada Pratima " dalam sansekerta Pratima yang berarti gambar, foto, lukisan, gambar, potret, Patung, Arca, pahatan atau Berhala jadi Kitab Hindu dan begitu juga Wedha, Yajurwedha bab 32 ayat 3 berbunyi "Bagi Tuhan tidak ada gambarnya, Fotonya, Tidak ada Lukisanya, Tidak ada gambarnya, Tidak ada patungnya , tidak ada Berhalanya";
Jadi pada saat kamu memberikan gambar pada Tuhan , itu artinya itu bukan Tuhan yang benar.

 Dan dalam Kitab Hindu dinubuatkan Kedatangan Nabi Muhammad SAW Jika kalian maaf umat Hindu membaca
1. Bhavisya Purana Parv 3 Khnad 3 adhyay 3 sloka 5 - 8, Itu membicarakan Muhammad SAW,
2. Bhavisya Purana Parv 3 Khnad 3 adhyay 3 sloka 10 - 27, Itu membicarakan Muhammad SAW
3. Bhavisya Purana Parv 3 Khnad 1 adhyay 3 sloka 21 - 23, Itu membicarakan Muhammad SAW
4. Atharva Veda Kitab 20 Himne 127 ayat 1 - 14, Itu membicarakan Muhammad SAW
Saya bisa memberika Referensi lagi dari Kitab Hindu 
5. Atharva Veda Kitab 20 Himne 21 ayat 6
6. Atharva Veda kitab 20 Himne 21 ayat 7 membicarakan tentang Muhammad SAW
Muhammad Saw disebut sebgai seorang yang dipuji (Ahmad) dalam beberapa Tempat 
7. Yajurveda bab 31 ayat 18
8. Righveda Kitab 8 Himne 6 ayat 10 
9. Atharva Veda Kitab 8 Himne  5 ayat 16
10. Dalam Atharva Veda Kitab 20 Himne 126 ayat 14 dia disebut Sebagai Narashansha, Nar artinya "manusia" Shansha artinya "orang yang Terpuji"  dalam bahasa Narashansa dalam bahasa Arab menjadi "Muhammad" seperti menyebut kata  Kucing adalah bahasa Indonesia dan kata  Cat adalah sebutan Kucing untuk Inggris berbeda penyebutan tetapi satu maksud...
Namanya sebagai Muhammad atau Narashansha dalam beberapa tempat dalam kitab Hindu 
11. Dalam Righ Veda Kitab 1 Himne 13 ayat 3
12. Dalam Righ Veda Kitab 1 Himne 18 ayat 9
13. Dalam Righ Veda Kitab 1 Himne 106 ayat 4
14.  Dalam Righ Veda Kitab 1 Himne 142 ayat 3
15. Dalam Righ Veda Kitab 2 Himne 3 ayat 2
16. Dalam Righ Veda Kitab 5 Himne 5 ayat 2.
17. dalam Righ Veda Kitab 7 Himne  2 ayat 2
18. Dalam Righ Veda Kitab 10 Himne 107 ayat 3
19. Yajur Veda Bab 20 ayat 37 
20. Yajur Veda bab 20 ayat 57
21. Yajur Veda bab 21 ayat 31
22. Yajur eda bab 28 ayat 2
23. Yajur Weda bab 28 ayat 19 
24. Yajur Veda bab 28 ayat 42 
ini refrensi dari Kitab Hindu tentang kebenaran Nabi Terakhir dan Penutup Muhammad Saw 
dalam postingan saya terdahulu bahkan Nabi Muhammad Di nubuatkan Sebagai Kalki Avatar. 

Jika kalian mau membaca Kalki Purana bab 2 ayat 5 ayat 7 ayat 11 ayat 15, disebutkan Nabi terakhir dan penutup nama Bapaknya adalah VISHNU - YASH dia adalah Hamba Tuhan dalam bahasa arabnya ABDULLAH yang merupakan nama dari bapaknya Nabi Muhammad Saw nama Ibunya adalah SUMATI yang berarti Kedamaian dan ketenangan dalam bahasa Arabnya AMINAH yang merupakan nama Ibunya Rasulullah Saw dia akan terlahir dari Desa Shambala itu adalah desa dari Ketenangan dan Kedamaian , Yaitu Makkah al Mukharomah dia akan terlahir dari keluarga kepala Suku desa Shambala, kita tahu Nabi Muhammad lahir dari keluarga kepala  bangsa Quraisy Abdul Muthalib Disebutkan Ia akan Lahir pada tanggal 12 Madva/ 12 Rabiul awal dia akan mempunyai 4 Sahabat . demikianlah 
begitu banyak nubuat yang dipaparkan oleh Kitab Veda Itu sndiri.. 

mari pertebal keimanan kita terhadap Kebenaran Ajaran islam yang murni 

Suhanawlah wabihamdihi subhanawlah huma wabihamdika asyhaduala ha ila anta astaqfiruka waatubuh ilaih  



MUHAMMAD SAW DALAM RAMALAN KITAB BUDDHA

NUBUAT KEDATANGAN NABI MUHAMMAD SAW DI KITAB BUDHA..

Hampir Semu kitab Budha berkata tentang "Maitreya" yang akan datang ini juga disebutkan dalam Chakkvani Sinhnad Suttanta D 116, 76 : Dikatakan bahwa " Budha lainya akan datang dengan nama Maitreya yang suci, yang agung, yang mencerahkan, dengan hikmah dan kebijaksanaan, mempunyai pengetahuan tentang jagad raya. Apapun pengetahuan yang didapatnya dari supranatural ia akan mengajarkanya kepada Dunia, Dia akan mengajarkan agama yang akan jaya pada awal, jaya pada klimaksnya, dan jaya pada akhirnya.
Dia akan mengajarkan jalan Hidup yang benar dan sempurna, dia akan diikuti ribuan Biksu sebagaimana aku mempunyai Ribuan Biksu".

Nubuat ini juga diulang dalam KITAB SUCI TIMUR Vol 35 hal. 225, bahwa "Maitreya akan datang dengan kualitas seperti demikan dan demikian". lebih jauh dikatakan "Dia akan menjadi pemimpin dari Ribuan orang sebagaimana aku adalah pemimpin ratusan orang".

Lebih jauh dikatakan Dalam GOSPEL BUDHA HALAMA 217 - 218 Bahwa Ananda bertanya dengan Budha " Wahai yang diberkati , setelah kau pergi , siapa yang akan menuntun kami? ". Jadi Budha yang diberkati Menjawab "Aku bukanlah Budha pertama di dunia ini. dan juga Bukan yang terakhir, akan ada Budha lainya yang akan datang, yang suci, yang tinggi, yang tercerahkan,dan mempunyai hikmah dan kebijaksanaan,yang mempunyai pengetahuan tentang jagat Raya, Dia akan mengajarkan agama yang baik, Dia akan mengajarkan agama yang akan jaya pada awal, jaya pada klimaksnya, dan jaya pada akhirnya.
Dia akan mengajarkan jalan Hidup yang benar dan sempurna, dia akan mempunyai ribuan Murid sedangkan aku hanya mempunyai Ratusan Murid". Ananda bertanya kepada Budha yang diberkati " "Bagaimana kami mengetahui tentangnya?" Jadi Budha Menjawab " Dia akan dipanggil Maitreya".

"MAITREYA yang artinya yang penyayang, mencintai, baik, penuh kasih." Sebutan kata Arab yang sama denganya adalah " Rahmah"
Dan ALLAH SWT berfirman dalam Surat Al - Anbiyya : 107 " Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam". kata Rahmah ini disebutkan dalam Quran sebanyak 409 kali dan setiap surah dalam Al Quran kecuali surahAt - Taubah dimulai dengan kalimat Bismillah hir rahman nir rahim
Jadi kitab Budha hampir semuanya menubuatkan tentang kedatangan Maitreya atau nabi Muhammad SAW.

Muhammad SAW Lebih jauh di nubuatkan dalam kitab Budha dalam KITAB SUCI TIMUR VOL. 11 hal 36, MAHA - PARINIBBANA SUTTA BAB 2 AYAT 32 Berkata " Dan sebagaimana Budha, tidak ada guru rahasia dan wahai Ananda, sang guru tidak seperti tangan yang mengepal kita tidak bisa menyimpan Ilmu untuk diri kita. Ilmu itu harus disebarkan". 

dan kita tahu bahwa apapun yang diterima Nabi Muhammad SAW sebagai wahyu dari Allah SWT Beliau menyebarkan kepada seluruh Umat manusia dan beliau mengajarkan "Jangan menyembunyikanya dari manusia, nyatakan dan sebarkanlah (Ilmu itu)." 
itulah yang disebutkan dalam nubuatnya "tidak ada guru rahasia dan Ilmu itu harus disebarkan kepada umat manusia"

Lebih jauh disebutkan dalam KITAB SUCI TIMUR Vol 11 Hal 97. MAHA- PARINIBBANA SUTTA BAB 5 AYAT 36 Dikatakan Bahwa " Sebagaimana Budha mempunyai pelayan bernama Ananda, Begitu juga Maitreya mempunyai pelayan." dan kita tentunya tahu bahwa pelayan Nabi Muhammad Adalah Anas Bin Malik R.a
dan Anas R.a berkata " Orang tuaku memberikanku kepada Nabi ketika aku berumur 8 tahun, dan ibuku berkata kepada Nabi " ya Rasulullah, terimalah dirinya sebagai pelayanmu." dan Anas R.a berkata bahwa Nabi menggangapnya sebagai anaknya, menjulukinya " Anak tersayang." dan kita tahu bahwa Anas R.a selalu berda disisi Nabi baik pada masa damai maupun masa perang Jadi Anas R.a sama sebagai Ananda.

Ketika Gajah mengamuk berlari menuju Budha, Ananda berdiri untuk melindungi Budha, Begitu juga Anas R.a waktu perang Uhud pada Umur 11 tahun bahwa ketika musuh dekatdengan Rasulullah Saw, Anas R.a berdiri untuk melindungi Nabi Saw. 
Bahkan pada perang Hunain pada Umur 16 tahun ketika para musuh yang merupakan pemanah mengepung nabi saw, Anas R.a pun berdiri melindungi Nabi Saw. jadi Nubuat ini terpenui bahwa seorang Maitreya akan emempunyai seorang pelayan.

Lebih jauh disebutkan Dalam Gospel Buddha Hal . 214 bahwa " Maitreya yang akan datang mempunyai 6 ciri - ciri kualitas Diri
1. Dia akan mendapatkan pencerahan Dimalam Hari
2. Dia akan menjadi Terang ketika mendapat penceerahan
3. Kematianya menjadi sebab yang alami
4. Dia akan meninggal dimalam hari
5.ketika di meninggal diakan menjadi bercahaya
6. ketika di meninggal , dia tidak akan terlihat dalam bentuk jasdnya lagi dimuka bumi.
Keenam Kualitas ini TIDAK AKAN COCOK untuk siapapun Kecuali Rasul terkhir kita Muhammad Saw untuk menyegarkan ingatan kita tahu semua umat islam Rasulullah menerima wahyu pertama Di waktu malam dalam Surah Ad Dukkhan ayat 2-3 dan Surat Al qadr ayat 1 bahwa Quran diwahyukan pada malam lailathul qadr.

ciri kedua tadi "dia akan menjadi terang" dan kita tahu Muhammad SAW orang yang benderang, dia tercerahkan (dengan Wahyu Allah SWT) lebih lanjut " Dia akan meninggal dengan sebab yang alami" dan kita tahu nabi muhammad meninggal dengan sebab yang alami.
yang keempat " Dia akan meninggal dimalam hari " dan kita tahu dari Hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra.h bahwa dia tidak memiliki minyak dilampunya, jadi dia meminjam minyak kepada tetangganya, ini menandakan nabi muhammad meniggal dimalam hari. selanjutnya " Dia akan menjadi bercahaya ketika meninggal". Dari Anas R.a berkata bahwa nabi muhammad saw terlihat bercahaya ketika meninggal. dan yang terakhir dikatakan " Ketika dia meninggal dia tidak akan terlihat dalam bentuk jasad di bumi ini. " kita tahu nabi muhammad saw meninggal dalam bentuk jasadnya dan dikuburkan di madinah setelahnya dia tidak terlihat dalam bentuk jasadnya lagi

SEMUA KRITERIA YANG DISEBUTKAN DALAM KITAB BUDHHA TIDAK COCOK DENGAN SIAPAPUN KECUALI NABI DAN RASUL TERAKHIR MUHAMMAD SAW 

Lebih jauh disebutkan dalam KITAB SUCI TIMUR Vol. 10 Hal 68 dikatakan Bahwa "Mereka hanyalah penyampai pesan".itu artinya Buddha yang akan datang hanyalah untuk menyampaikan pesan
dan Allah SWT berfirman dalam Surah Al Ghasiyah ayat 21 Alla berfirma kepada nabi muhhamad : "Tugasmu hanyalah untuk menyampaikan Pesan datangya Hidayah berada di tangan Allah Swt 

Lebih jauh disebutka Dalam KITAB SUCI TIMUR Vol 10. Hal 67 bahwa " Untuk pergi ke Nirwana , amal Baikmu yang bertanggung jawab." salah satu kriteria untuk pergi ke surga adalah amal baik yang juga disebutkan dalam kitab Buddha

Disebutkan dalam Dhammapada Mattaya Sutta151, disebutkan Kriteria Budhha terkahir yang akan datang adalah diaktakan ia akan menjadi Rahmat (Penyayang) bagi umat manusia, dia adalah orang yang lembut , dia menjadi contoh Umat manusia dikatakan dia berbaik hati, dan dia orang yang Jujur
tentu saja kriteria ini sangat cocok untuk Nabi Muhammad Saw

inilah Nubuat atau Ramalan tentang kedatangan Nabi Muhammad Saw di kitab Suci Buddha. wawlahualam.....

Digital clock

Apakah postingan saya membantu ananda menambah wawasan tentang Islam?

There was an error in this gadget

Subscribe via email